Wednesday, June 22, 2016

Haji 1437 H Sudah Dekat, Ini Pesan Menag Kepada Kakanwil dan Kabid Haji Kemenag Provinsi

www.kemenag.go.id - Waktu penyelenggaraan haji sudah di depan mata, di mana Kloter pertama berangkat tanggal 9 Agustus 2016, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin minta kepada seluruh Kepala Kanwil Kementerian Agama untuk mempersiapkan betul segala sesuatu terkait dengan haji. Seluruh asrama haji di semua provnsi, semua embarkasi harus betul-betul siap,  petugas-petugas, paspor-paspor jamaah, visa dan lain sebagainya. 

“Saya ingin seluruh Kakanwil harus betul-betul memberikan prioritas utama terkait dengan haji ini, haji adalah tugas nasional di mana pemerintah bertanggungjawab dan Kementerian Agama menjadi tulang punggung, dan tentu bersama dengan Kemenkes, Kemenhub, dan Kemenlu serta lembaga lain dalam mensukseskan penyelenggaraan haji ini,” tegas Menag.

Kepada Kakanwil dan Kabid Haji, Menag kembali menegaskan untuk betul-betul menguasai hal ihwal perhajian kita. 

“Saudara-saudara di provinsi masing-masing adalah narasumber yang utama bahkan pertama, karena saudara adalah kepala kanwil Kemenag di provinsi di mana saudara bertugas, dan kepala bidang haji adalah orang yang paling mengetahui dan bertanggungjawab terkait urusan haji. Oleh karenanya, kuasai betul seluruh hal ihwal haji tahun ini karena ada perubahan-perubahan dalam penyelenggaraan haji tahun ini,” tandas Menag.

Lalu apa perubahan dan modifikasi haji tahun ini, Menag memberi gambaran dan contoh salah satunya adalah aplikasi Haji Pintar Generasi Kedua yang diluncurkan pada kesempatan qurah pemondokan. Dikatakan Menag, di banding tahun lalu, Haji Pintar Generasi Kedua ini ada perubahan (improvement) yang tentu harus dikuasi betul, bagiamana cara mengakses haji pintar itu.

“Kita harus familiar (dengan aplikasi Haji Pintar baru ini), jadi jangan ada lagi kakanwil atau apalagi kabid Haji yang tidak bisa membuka aplikasi haji pintar ini,” ujar Menag yang minta kepada Dirjen PHU kalau perlu ada tes.

Selain itu, dalam arahannya Menag kembali menekankan agar setelah diketahui hasil qurah dari pemondokan jamaah haji provinsi masing-masing, maka khusus kepada kepala bidang haji untuk mampu menjelaskan kepada calon jamaah haji kita di mana lokasi hotel, bagaimana cara mencapainya dari dan menuju masjidil haram dan seterusnya. (dm/dm).