Sunday, July 2, 2017

Kado spesial ulang tahun, Terima kasih!


GUGEL88.COM - Sahabatku berbicara tentang rizki, maut, bahkan jodoh benar itu adalah mutlak Allah SWT, kita tak bisa berkata iya atau tidak juga tidak bisa berkata boleh atau jangan semua telah di atur-Nya dengan baik. 

Pada postingan kali ini kita kita membahas tentang jodoh, ya jodoh pasti kaitannya dengan cinta! Bahkan jika berbicara tentang cinta, cinta itu titik-titik sulit dipahami juga sulit dimengerti. Terkadang hari ini bilang: "I love you" esoknya: "I hate you" itulah nyatanya.

Lantas apa hubungannya dengan judul postingan ini? Kado spesial ulang tahun, Terima kasih!

Sabar, sabar, sabar. Biar kami jelaskan! Silahkan disimak ceritanya.
Berawal dari cerita cinta sahabat gugel88, tuturnya:

"Aku memiliki seorang perempuan. Dia sangat aku cintai, aku banggakan dan sangat aku sayangi. Bahkan aku telah berbisik-bisik dengan hati ini Ok akan kujadikan kamu sebagai teman hidupku kelak. Hari demi hari kita lalui bersama berbahagia, suka dan duka selalu datang beriringan di perjalanan hubungan kita (Wajar dalam setiap perjalanan hubungan memang demikan). 

Suatu ketika perempuan ku bertanya: "Kapan kamu akan datang kerumahku? (berniat lebih serius lagi)"

Jawabanku dengan lugasnya: "Insyallah ketika waktunya sudah tepat aku akan datang ke rumahmu secepetnya!"

Kemudian Dia bertanya lagi: "Kapan waktu tepat itu?"

Aku jelaskan kepadanya: "Lihatlah aku dengan keadaanku yang masih seperti ini, pekerjaan dan penghasilakan masih belum seberapa. Apalagi aku harus memutar otak bagaimana cara agar aku masih dapat berkuliah (kondisinya sedang kuliah) dan itu memerlukan biaya dan pengeluaran yang tidak sedikit.
Aku bingung dengan penghasilanku saat ini apakah akan mencukupi atau tidak dan aku rasa tidak akan mencukupi. Menikah itu jujur bukan perkara mudah bagi yang belum siap, menikah itu bukan seperti halnya kita menanam singkong yang hanya tinggal menancapkanya kedalam tanah lalu berbuah itu memerlukan perhitungan juga memerlukan waktu. 
Juga terkendala dengan keiinganan pribadiku yang ketika sebelum menikah itu aku mau mempunyai rumah minimal sederhana yang akan kita tempati nantinya bersama. Aku juga merasa minder dan malu terhadap kedua orang tuamu, apalagi setiap orang tua itu pasti menginginkan jodoh untuk anaknya pria yang benar-benar sudah dewasa dan mapan. Sedanagkan aku?... Jujur sekali lagi aku saat ini, belum mampu untuk berkeluarga" 

Dengan nada-nada seolah dia yakin dan dia berkata: "Baikalah, aku tunggu kamu"

Mendengar jawabannya aku lega dan aku makin mantap lagi karena jawaban itu adalah jawaban yang membuktikan bahwa ia juga mencintai dan menyayangiku.

Disuatu pagi ketika itu aku masih tertidur dengan pulasnya aku terbangun oleh sebuah mimpi yang didalam mimpi itu aku melihat dia bertukaran cincin dengan seorang pria yang jelas pria itu bukan aku. Namun menurutku, ah mimpi itu hiasan tidur semata.

Masih dihari yang sama ketika aku diberikan mimpi itu, aku membuka handphone ku dan melihat ada beberapa panggilan tak terjawab, sms yang belum terbaca, juga chat di media sosial. Dalam pesan isinya tidak biasa, dia meminta untuk bertemu dengan alasan ada yang harus dibicarakan penting. Lantas akupun tidak mendengarkan permintaanya untuk bertemu karena dengan berbagai alasan.

Krining kring kring handphone ku berdering nampaknya ada panggailan masuk, panggilan masuk itu rupanya dari dia. Selang beberpa lama dia basa-basi dan ia berkata:



"Maaf aku gak bisa lanjutkan hubungan ini, aku telah dijodohkan dengan pria pilihan orang tua ku."

Akupun hanya bisa diam seolah-olah mulut ini bisu tidak bisa berkata-kata. 
"Hah..!!" Hanya kata itulah yang terlontar dari mulutku.

Pada bulan ini Juli usiaku genap menginjak umur 22 tahun, banyak sekali pelajaran dari hubunganku bersamanya. Diantaranya bagaimana caranya untuk bersyukur, menjadi lelaki dewasa dan tentang bagaimana cara mengikhlaskan sesuatu. Inilah kado spesial darinya di ulang tahunku. Terima Kasih"

***Tutur sahabat gugel88



Mendengar cerita sahabat gugel88 ini memang sulit melepaskan seseorang yang sedang kita cintai, kita banggakan dan kita sayangi. Namun percaya lah sahabat bahwa Hidup ini selalu berputar, tak selamanya kita berada dibawah dengan semua kepedihan dan tak selamanya kita diatas dengan segala kesenangan, Allah Maha Adil. Hanya Dia yang Tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya. Dan percayalah bahwa melepaskan bukanlah berakhirnya melainkan awal dari suatu kehidupan baru.

BACA JUGA: Ketika harus melepaskan Cinta

Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 216 yang artinya:

"Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak. ( Al-Baqarah 216 )"

Ingatlah jodoh adalah hak mutlaknya Allah SWT, belum tentu yang sedang bersama dia sekarang adalah benar jodoh terakhirnya. Atau mungkin saja benar-benar dia adalah jodohnya. 
Allah maha tau atas segala sesuatu, jadi tetaplah berfikir positif.
Semoga bermanfaat!